Etika Bertukar Link
Tidak dipungkiri lagi bahwa semakin banyak dan berkualitas backlink menuju sebuah blog, Page Rank blog tersebut akan semakin bagus. Dengan alasan itulah, seorang blogger biasanya mengajak bertukar link dengan blogger lainnya. Disamping untuk menjaga silaturrahmi antar sesama blogger tentunya. Tapi, ada satu hal yang saya sayangkan. Masih ada saja blogger yang belum mengerti etika bertukar link yang baik. Saya tidak bermaksud menggurui di sini. Karena saya juga orang baru di blogsphere. Saya hanya ingin keadaan ini menjadi lebih baik.Begini contoh kejadian yang pernah saya alami: Misalkan dia si A. Dia mampir ke blog saya. Mengisi shoutbox, “Mas, tukeran link yuk?”. Ok, saya bersedia bertukar link. Saya cek blognya, tapi ternyata link saya belum terpasang. Ok deh, saya maklumi. Saya pasang link dia duluan. Setelah itu saya isi shouboxnya, “Mas, link sudah saya pasang. Pasang link saya juga ya.
Bahkan ada kejadian yang lebih tidak etis lagi yang pernah saya alami. Alur kejadian awalnya sama seperti kejadian di atas. Hasilnya, link kami sudah terpasang di blog masing-masing. Ok lah, sampai disitu saya anggap selesai. Tapi, ada kejadian tidak enak beberapa hari setelah itu. Kebetulan, pada hari itu saya sedang ingin blogwalking. Saya menggunakan blogroll blog ini sebagai acuan blog mana saja yang akan saya kunjungi. Sambil blogwalking, saya berniat juga untuk mengecek apakah link saya masih aman di blog teman-teman saya tersebut. Beberapa blog awal yang saya kunjungi terlihat normal. Link masih terpampang gagah. Tapi, sangat mengecewakan saat saya blogwalking ke blog teman saya, sebut saja si B. Si B inilah yang mengajak saya bertukar link beberapa waktu lalu. Dia yang meminta tetapi saya yang memohon. Dan sekarang saya lihat blognya, link blog saya sudah lenyap. Yang ada hanya link orang lain. Padahal, si B ini tidak ganti template, jadi alasan yang mungkin adalah hal itu disengaja. Huft! Inilah yang membuat saya kesal. Waktu bertukar link menyebalkan, ditambah lagi beberapa hari setelahnya link saya dihapus.
Dari kejadian-kejadian tidak enak di atas, saya mengambil beberapa hal. Saya sebut itu etika bertukar link. Etika tersebut antara lain:
- Memberi dulu, baru meminta. Inilah hal yang sangat jarang saya temui pada blogger yang pernah mengajak bertukar link dengan saya. Mereka yang meminta, tapi saya yang harus memberi terlebih dahulu. Sungguh tidak etis. Saya harapkan, Anda tidak menjadi orang-orang seperti ini. Pasang dulu link orang yang ingin Anda ajak bertukar link, baru Anda mengajukan permintaan kepada mereka. Toh, kalau yang Anda ajak link exchange tidak bersedia, Anda tinggal menghapus link mereka. Apa susahnya? Tapi saya yakin mereka bakalan mau koq. Intinya, hargai mereka!
- Gunakan bahasa yang baik. Saat menyampaikan permintaan bertukar link, sebaiknya Anda menggunakan bahasa yang sopan. Tidak harus halus, yang penting sopan. Jangan sampai membuat mereka tersinggung. Ingat, praktekan ini seperti ketika Anda meminta uang saku kepada orang tua Anda dulu! Karena pada intinya, setiap orang harus dihargai. Dan dalam hal ini Andalah yang meminta. Jadi, sopanlah dan hargai mereka!
- Jangan curang! Jangan pernah melepas link orang yang pernah Anda ajak bertukar link, kecuali mereka yang meminta. Meminta disini artinya, mereka mengutarakan secara langsung, maupun mereka melepas terlebih dahulu tanpa pemberitahuan (curang). Biarlah mereka yang curang. Jangan sampai Anda yang curang. Karena itu adalah perbuatan pecundang yang serakah. Mau menerima tapi tak mau memberi. Tetaplah Anda menjadi blogger yang bermoral.
Secara garis besar ini yang bisa saya katakan sebagai etika bertukar link. Bagaimana menurut Anda?
PS: Blog ini sudah tidak menerima permintaan tuker link lagi. Thank’s! (Saya punya alasan sendiri, please jangan protes! Okay!
)
Pengunjung yang membaca tulisan ini, juga membaca:
- Blogger SMA Terbaik Se-Indonesia
- Wawancara Konyol 1 | Berbicara dengan Alam
- Ada Apa dengan 'Hangga Nuarta'???
- Akhir Tahun yang Sangat Indah…
- Pengalaman Berharga Tentang Paid Review
Popularity: 38% [?]
March 7, 2009 - 9:03 pm
Kok link fesbuk-nya ga ada ya? Profile not found….
March 10, 2009 - 10:28 pm
seep..udah mas…
March 11, 2009 - 11:37 am
bagus juga nih..
March 12, 2009 - 8:02 pm
Eh, mau minta ijin nih naruh link halaman ini di widget blog-ku, supaya blogger2 laen tahu etika bertukar link… Boleh?
March 16, 2009 - 7:30 pm
bagus juga nih.
March 23, 2009 - 1:19 pm
Boz tukeran link ya…
punya sampean udah tak pasang linkx…
silahkan cek di bagian bawah.
Thanks
April 2, 2009 - 7:11 am
mas ikutan ya tukeran link nya, sekarang link blog sampean sudah ada di blog saya
April 3, 2009 - 12:17 am
mas hangga, saya termasuk baru dalam dunia blog, mau nanya gmana caranya tukar blog? cara cek link blog sendiri gmana? he,.mohon bantuannya,.
April 10, 2009 - 8:16 am
~x(
(
] ;;) :d
April 15, 2009 - 5:46 pm
sekedar konfirmasi terkait tukeran link; hari ini link Mas Hangga saya pasang di page link blog saya; terima kasih jika berkenan bertukar link.
April 16, 2009 - 5:10 pm
mas kita sudah tukeran link, tadi saya teringat tulisan sampean ini, ternyata bener mas ada orang yang minta tukeran link tapi malah dia yang buang link kita duluan, minta ijin mas mau posting tulisan sampean ini di blog saya bolehkan ???
May 31, 2009 - 1:16 pm
misi mas, tukeran link yuk.. link mas hengga udah aq pasang di blog q…met kenal ya mas.. very nice blog… < ianjuve.blogspot.com >
June 10, 2009 - 7:09 pm
hallo, hangga…
salam kenal…
hangga, mw tukeran link dgn sy?
sy sudah pasang link blog hangga di blog sy..
trm ksh sebelumny..
blognya bagus, ga nyangka pelajar sekarang hi-tech..hehe
August 3, 2009 - 7:57 am
1. di blog aku … blog ini sudah terpasang … chek please …
2. izin untuk ikut bertukar link http://manusiaonline.com anchor manusia online
3. terima kasih … semoga tautan ini bermakna
December 5, 2009 - 6:14 pm
kayaknya nyindir aku nih…..hehe…