Alhamdulillah… Akhirnya saya bisa menyempatkan diri menulis blog lagi. Kali ini ada satu hal sangat berharga yang saya dapat dari pelajaran yang baru saja saya alami. Intinya tentang keputusan.


Saya tak pernah berpikir panjang, saat beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk menuliskan jurnal ini. Yang ada di pikiran saya saat itu adalah bagaimana saya bisa meluapkan perasaan. Jujur saja, saat saya menulisnya, apa yang tertulis di situ semuanya benar. Setidaknya hingga beberapa bulan ke depan.

Tapi… ketika saya mengalami rasa ini lagi. Rasa yang mungkin namanya rasa suka. Saya sudah ‘lupa’ dengan apa yang saya tuliskan di jurnal itu. Saya memulai episode baru untuk bagian hidup yang ini. Awalnya semua berjalan lancar. Canda, tawa, bahagia mengalir bersama. Tapi tiba-tiba, entah mengapa seseorang yang saya sebut, perempuan yang saya sukai itu membaca kembali catatan lama saya. Selanjutnya? Ya bisa Anda tebak…

Saya tidak menyalahkan dia atas kepercayaannya tentang masa lalu saya. Walaupun sedikit menyesalkannya, saya coba tuk ikhlaskan saja. Rupanya saya harus mengalah dengan ketakutannya. Ketakutan bahwa sebenarnya saya masih mengharapkan seseorang yang dulu. Ketakutan bahwa dia akan terluka karena cintanya. Akh… sudahlah. Tidak ada yang perlu disesalkan lagi tentang semua ini.

Semuanya telah berlalu… Satu hal yang saya ambil dari ‘kelas kehidupan’ kali ini yaitu…

Kita sebaiknya berhati-hati dengan apa yang akan kita putuskan. Berpikir panjang kedepan itu bagus, karena Anda tidak akan pernah tahu hal kecil yang Anda putuskan sekarang akan berpengaruh besar pada masa depan.

Punya pengalaman yang sama? :D

Pengunjung yang membaca tulisan ini, juga membaca:

Popularity: 74% [?]